| Anies Baswedan |
Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang digadang - gadang dapat merubah pembelajaran yang sudah ada di sekolah - sekolah sekarang. Kurikulum ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan penilian pada perkuliahan yakni mempunyai tentang dari 1 - 4.
Pemerintah yang sebelumnya berharap dengan adanya kurikulum ini maka penilaian dan perubahan akhlak menjadi titik berat yang ada di dunia pendidikan.
Namun, pelaksanaan kurikulum ini di nilai terlalu cepat karena tidak adanya tahap uji coba dan perbaikan - perbaikan terlebih dahulu untuk menyempurnakan kurikulum ini. Ini berakibat pada dunia pembelajaran. Banyak dari siswa dan guru yang mengeluhkan materi bahkan perangkat pembelajaran serta adanya penghapusan beberapa mapel yang mengakibatkan perubahan aturan untuk sertifikasi guru.
Selain itu adanya ketimpangan pembelajaran di Kota dan Desa. Itu terjadi di dalam alat - alat praktik yang digunakan di dalam media pembelajaran. Sebagai contoh munculnya Simulasi Digital. Simulasi digital merupakan pembelajaran yang lebih luas mengenai jaringan internet (E-Learning) tentunya bagi sekolah yang berada di desa terpencil akan kesulitan mempelajari ini karena sarana prasarananya belum ada.
Kemudian pada mapel tertentu RPP dan Perangkat pembelajarannya belum ada. Ini menyulitkan untuk guru dalam mengajarkan materi kepada siswa.
Setelah kurikulum ini di hentikan pada tanggal 6 Desember 2014, muncul masalah baru. Antara lain menumpuknya buku - buku pendukung , buku raport yang telah di pesan. Ini merupakan efek kecil yang diterima dari penghentian kurikulum 2013. Karena bila diteruskan makan akan ada masalah yang lebih banyak lagi dan kesemrawudan yang lebih banyak lagi karena kurikulum ini belum siap dan matang.
Bak Buah Simalakama yang di wariskan untuk pemerintahan yang baru, meski begitu kita sebagai Warga Negara Indonesia hendaklah mengambil sissi positif dari setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah karena pemerintah sudah berusaha dan berupaya untuk memajukan warganya.
Semangat Revolusi Mental!!
Komentar